Decorative Leaves Header Left
Decorative Islamic Element Header

Biografi Imam Tirmidzi

Oktober 22, 2026 saira54persen
Biografi Lengkap Imam At-Tirmidzi: Pakar 'Ilal, Penulis Jami' at-Tirmidzi & Asy-Syama'il — SAIRA 54% Islam
Beranda / Kutubus Sittah / Imam At-Tirmidzi
Waktu Baca: ~9 Menit Update: 2022
Biografi Lengkap Imam At-Tirmidzi
Penulis Jami' at-Tirmidzi & Asy-Syama'il

Biografi Lengkap Imam At-Tirmidzi

أَبُو عِيسَى مُحَمَّدُ بْنُ عِيسَى التِّرْمِذِيُّ السُّلَمِيُّ رَحِمَهُ اللَّهُ

Kisah kehidupan sang empu hafalan fotogenik paling menakjubkan, pembawa panji ilmu 'Ilal Hadits, dan murid kesayangan Imam Bukhari yang diakui keluasan ilmunya oleh segenap penjuru dunia Islam.

Ukuran:
209 / 210 H
Tahun Kelahiran
32+ Tokoh Guru
Rujukan Utama Sanad
40 Hadits
Hafal Seketika Tanpa Salah
279 H / 70 Th
Wafat di Tirmidz

Pertumbuhan & Nasab Beliau

Silsilah, kuniyah, nisbah kearaban, serta asal-usul keluarga

Nama Lengkap

Muhammad bin 'Isa bin Saurah bin Musa bin adl-Dlahhak

Kuniyah Terkenal

Abu 'Isa (أَبُو عِيسَى)

Dua Sandaran Nasab Beliau:

1 As-Sulami (السُّلَمِيُّ)

Nisbah kearaban kepada kabilah Bani Sulaim (salah satu qabilah Arab Adnaniyah terpandang yang menjadi afiliasi nasab beliau).

2 At-Tirmidzi (التِّرْمِذِيُّ)

Nisbah kepada tanah kelahiran beliau, yaitu kota Tirmidz (Termez) — sebuah kota strategis di arah selatan Sungai Jaihun (Amu Darya), Khurasan / Uzbekistan saat ini.

Tahun Kelahiran & Asal Keluarga

Para sejarawan memperkirakan kelahiran beliau pada tahun 209 H, sedangkan Al-Hafizh Adz-Dzahabi berpendapat dalam kisaran tahun 210 Hijriah. Beliau menuturkan bahwa kakeknya berasal dari Marwa (Merv), lalu berpindah dan menetap di Tirmidz.

Klarifikasi Riwayat Kebutaan

Terdapat kabar burung yang menyatakan beliau terlahir buta. Fakta sejarah yang akurat menegaskan bahwa beliau mengalami kebutaan di masa tua, setelah menuntaskan seluruh lawatan ilmiah dan penyusunan karya-karya agungnya, buah dari cucuran air mata karena takut kepada Allah (*khosyyah*).

Aktifitas Menimba Ilmu & Kejeniusan

Mulai belajar usia 20 tahun dan kisah legendaris hafalan lembaran putih

Berbagai literatur tarikh mengisyaratkan bahwa Imam At-Tirmidzi baru memulai aktifitas keseriusan mencari ilmu setelah menginjak usia dua puluh tahun. Karena memulai di usia dewasa, beliau kehilangan kesempatan mendengar hadits secara langsung dari sejumlah tokoh raksasa generasi awal abad ke-2 Hijriah (seperti Yazid bin Harun atau Yahya bin Sa'id al-Qathan), dan harus meriwayatkannya melalui perantara murid-murid mereka. Beliau memulai rihlah akbarnya pada tahun 234 Hijriah.

Bukti Otak Encer & Hafalan Mutqin

Kisah Ujian Spontan: Menghafal 40 Hadits Seketika Tanpa Catatan

"Pada saat aku dalam perjalanan menuju Makkah, aku telah menulis dua jilid hadits dari seorang syaikh. Di tengah jalan, kebetulan kami berpapasan dengan syaikh tersebut. Aku pun memohon agar beliau membacakan hadits langsung kepadaku. Saat itu aku mengira membawa dua jilid buku yang telah kutulis, namun ternyata yang terbawa adalah dua jilid kertas putih polos yang belum tertulis apa-apa!"

Di sela-sela pembacaan, syaikh itu menoleh dan mendapati kertas yang dipegang Imam At-Tirmidzi kosong bersih. Syaikh itu menegur murka: "Tidakkah engkau malu kepadaku?!"
At-Tirmidzi segera menjelaskan kejadian yang sebenarnya dan berkata dengan tenang: "Wahai Guru, sungguh aku telah menghafal seluruh yang engkau bacakan tadi."
Syaikh berkata menantang: "Kalau begitu, bacalah kembali!" Maka Imam At-Tirmidzi membaca ulang seluruh hadits tersebut dari hafalannya tanpa cacat satu pun.

Masih takjub dan belum percaya, syaikh tersebut membacakan lagi 40 buah hadits baru lainnya secara beruntun. Begitu selesai, sang syaikh berseru: "Coba ulangi apa yang kubacakan tadi!" Imam At-Tirmidzi langsung mengulang 40 hadits itu dari awal sampai akhir tanpa keliru walau satu huruf pun!

Rihlah Ilmiah Imam At-Tirmidzi

Jejak pengembaraan, riwayat Baghdad, dan kota-kota yang disinggahi

Imam At-Tirmidzi keluar meninggalkan negerinya mengelilingi pusat-pusat peradaban Islam di Khurasan, Iraq, dan Haramain (Makkah & Madinah). Di sana beliau mereguk ilmu dari para pakar hingga menguasai pemahaman matan dan 'ilat sanad.

Catatan Khusus Rihlah: Beliau tidak sempat memasuki kawasan Syam dan Mesir, sehingga hadits-hadits dari kalangan ulama Syam/Mesir (seperti Hisyam bin 'Ammar) diriwayatkan melalui perantara murid-murid mereka.

Mengenai kedatangan beliau ke Baghdad, pakar sejarah Al-Hafizh Ibnu Nuqthah memastikan beliau pernah singgah di Baghdad setelah wafatnya Imam Ahmad bin Hanbal, di mana beliau menyimak hadits dari ulama Baghdad kenamaan seperti Al-Hasan bin Ash-Shabbah, Ahmad bin Mani', dan Muhammad bin Ishaq Ash-Shaghani. Selepas itu beliau sempat bermukim di Bukhara dan Naisabur sebelum kembali ke Tirmidz.

8 Kota & Kawasan yang Pernah Dimasuki Beliau:

Khurasan
Bashrah
Kufah
Wasith
Baghdad
Makkah
Madinah
Ar-Ray

Mata Rantai Sanad: Guru & Murid

Mendengar dari Bukhari, Muslim, Abu Dawud, dan melahirkan para perawi agung

Keistimewaan Khusus: Imam At-Tirmidzi berkesempatan mengambil riwayat langsung dari 3 serangkai penulis Kutubus Sittah: Imam Bukhari, Imam Muslim, dan Imam Abu Dawud.
★ 1. Imam Bukhari (Guru Utama)
★ 2. Imam Muslim bin al-Hajjaj
★ 3. Imam Abu Dawud As-Sijistani
4. Qutaibah bin Sa'id
5. Ishaq bin Rahuyah
6. Muhammad bin 'Amru As-Sawwaq
7. Mahmud bin Ghailan
8. Isma'il bin Musa al-Fazari
9. Ahmad bin Mani'
10. Abu Mush'ab Az-Zuhri
11. Basyr bin Mu'adz al-Aqadi
12. Al-Hasan bin Ahmad bin Abi Syu'aib
13. Abi 'Ammar Al-Husain bin Harits
14. Abdullah bin Mu'awiyyah al-Jumahi
15. 'Abdul Jabbar bin al-'Ala`
16. Abu Kuraib
17. 'Ali bin Hujr
18. 'Ali bin Sa'id bin Masruq al-Kindi
19. 'Amru bin 'Ali al-Fallas
20. 'Imran bin Musa al-Qazzaz
21. Muhammad bin Aban al-Mustamli
22. Muhammad bin Humaid Ar-Razi
23. Muhammad bin 'Abdul A'la
24. Muhammad bin Rafi'
25. Muhammad bin Yahya al-'Adani
26. Hannad bin as-Sari
27. Yahya bin Aktsam
28. Yahya bin Hubaib
29. Muhammad bin 'Abdul Malik
30. Suwaid bin Nashr al-Marwazi
31. Ishaq bin Musa Al-Khathami
32. Harun al-Hammal

Persaksian Para Ulama

Pujian agung Imam Bukhari, para huffazh, dan pakar jarh wa ta'dil

Persaksian Maha Guru: Al-Imam Al-Bukhari

"مَا انْتَفَعْتَ بِهِ مِنِّي كَانَ أَقَلَّ مِمَّا انْتَفَعْتُ أَنَا بِهِ مِنْكَ"

"Ilmu yang aku ambil manfaatnya darimu itu jauh lebih banyak ketimbang ilmu yang engkau ambil manfaatnya dariku."

— Sungguh sebuah pengakuan tawadhu dan penghormatan tertinggi dari sang Amirul Mukminin fil Hadits kepada muridnya.

"Bukhari meninggal, dan dia tidak meninggalkan di seantero Khurasan orang yang seperti Abu 'Isa dalam hal ilmu, hafalan, wara', dan zuhud."

UA
Al-Hafizh 'Umar bin 'Alak

"Abu 'Isa adalah sosok ulama yang mengumpulkan hadits, membukukan, menghafal, dan piawai dalam mudzakarah (diskusi ilmiah hadits)."

IH
Al-Imam Ibnu Hibban

"Muhammad bin 'Isa at-Tirmidzi adalah seorang yang tsiqah menurut kesepakatan (*ijma'*) para ulama, masyhur dengan amanah dan keilmuannya."

YK
Abu Ya'la Al-Khalili

"Imam Tirmidzi adalah salah seorang imam yang dijadikan panutan dalam ilmu hadits... beliau adalah teladan tertinggi dalam hal hafalan."

ID
Abu Sa'd Al-Idrisi

"Imam At-Tirmidzi merupakan salah seorang imam hafizh terkemuka dan tokoh agung panutan umat."

MA
Al-Mubarak bin Al-Atsram

"Imam Tirmidzi adalah imam yang menonjol, dan termasuk orang yang Allah jadikan kaum muslimin memetik manfaat darinya sepanjang zaman."

MZ
Al-Hafizh Al-Mizzi (Tahdzib al-Kamal)

"Imam At-Tirmidzi adalah seorang hafizh, 'alim, imam yang sangat mumpuni dan kapabel."

DZ
Al-Hafizh Adz-Dzahabi

"Imam Tirmidzi adalah salah seorang imam terdepan dalam bidang disiplin ilmunya pada zamannya."

IK
Al-Hafizh Ibnu Katsir

Catatan Ilmiah: Keteledoran Ibnu Hazm al-Andalusi

Dalam hal ini, Ibnu Hazm al-Andalusi melakukan kekhilafan yang sangat fatal dengan mengira bahwa Imam At-Tirmidzi adalah perawi yang tidak dikenal (*majhul*). Para ulama hadits di seluruh penjuru dunia sontak membantah keras anggapan tersebut.

"Ibnu Hazm sejatinya telah menghukumi dirinya sendiri dengan minimnya penelaahan terhadap ulama belahan timur (Masyriq). Kebesaran dan kapabilitas Imam At-Tirmidzi sama sekali tidak tergores oleh ucapan tersebut; justru kredibilitas telaah Ibnu Hazm sendiri yang tersorot karena tidak mengenali seorang imam matahari hadits yang karyanya telah memenuhi penjuru bumi."

*Klarifikasi ini dipaparkan tanpa mengurangi rasa hormat terhadap keilmuan Ibnu Hazm secara umum, melainkan agar penuntut ilmu tidak terpedaya oleh statement yang menyendiri (*syadz*).

Hasil Karya & Warisan Emas

Kitab-kitab yang abadi di tangan kaum muslimin dan naskah yang tidak sampai

A. Karya-Karya yang Sampai Kepada Kita (Tercetak & Diajarkan)

1
Salah Satu Kutubus Sittah

1. Kitab Al-Jami' (Sunan At-Tirmidzi)

Kitab hadits paling komprehensif: memadukan hadits hukum, derajat keshahihan (*hasan, shahih, gharib*), perbandingan madzhab fiqih sahabat & tabi'in, serta kritik 'ilat sanad.

2
Mahakarya Karakter Rasulullah

2. Kitab Asy-Syama'il an-Nabawiyyah

Kitab terindah yang mendeskripsikan secara rinci keagungan fisik, pakaian, makanan, ibadah, senyuman, akhlak mulia, hingga wafat Baginda Nabi Muhammad ﷺ.

3

Kitab Al-'Ilal (ash-Shaghir & al-Kabir)

Karya otoritatif membongkar kecacatan tersembunyi (*'ilat*) dalam sanad dan matan hadits.

4

Kitab Tasmiyyatu Ashhabi Rasulillah ﷺ

Inventarisasi dan penamaan nama-nama para shahabat Nabi yang meriwayatkan hadits.

B. Karangan Beliau yang Tidak Sampai Kepada Kita

1. Kitab At-Tarikh
2. Kitab Az-Zuhd
3. Kitab Al-Asma` wa al-Kuna

Wafatnya Sang Pelita Sunnah

Kembalinya Al-Imam At-Tirmidzi ke Rahmatullah pada usia 70 tahun

Di masa akhir kehidupannya, Imam At-Tirmidzi mengalami kebutaan dan menjalani beberapa tahun hidup sebagai tunanetra dalam keheningan zikir dan taqarrub. Beliau menghembuskan nafas terakhirnya di kota kelahirannya, Tirmidz, pada malam Senin, 13 Rajab tahun 279 H (bertepatan dengan 8 Oktober 892 M) dalam usia 70 tahun.

رَحِمَهُ اللَّهُ رَحْمَةً وَاسِعَةً وَأَسْكَنَهُ فَسِيحَ جَنَّاتِهِ

"Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat yang seluas-luasnya kepada beliau, membalas seluruh tetesan keringat dan hafalannya, serta menempatkannya di surga yang paling mulia."

Uji Pemahaman (Kuis Singkat)

Uji ingatan Anda seputar biografi dan keistimewaan Imam At-Tirmidzi

Skor: 0/3

1. Apa perkataan legendaris Imam Al-Bukhari kepada Imam At-Tirmidzi?

2. Berapa banyak hadits spontan yang dihafalkan Imam At-Tirmidzi dalam sekali dengar saat diuji oleh seorang syaikh di perjalanan ke Makkah?

3. Kitab karya Imam At-Tirmidzi yang mengupas tuntas secara detail kepribadian, akhlak, dan fisik Rasulullah ﷺ adalah...

Disusun & Diselaraskan oleh Tim SAIRA 54% Islam — Menyajikan Khazanah Biografi Shahabat & Ulama Salaf dengan Keindahan Estetika Modern.